BANYUWANGI — Mahasiswa adalah salah satu subyek dalam menerapkan tridharma perguruan tinggi. Setelah laku dharma pengabdian kepada masyarakat, melalui program KKN, kini mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, yang terdiri dari program studi Ekonomi Syariah dan Perbankan Syariah akan melakukan Praktik Kerja Lapangan (PKL).
Menjelang penerjunan, mahasiswa FEBI semester 7 dibekali wawasan dan pandangan terhadap hal-hal yang mungkin dialami. Sebagaimana Dr. Habibulloh, SE.Sy., M.E. selaku Dekan FEBI menuturkan PKL adalah ruang belajar, yang tidak hanya membutuhkan keterampilan teknis saja. Ia menekankan agar segenap mahasiswa juga mengedepankan moralitas.

“Di tempat PKL, yang harus disiapkan bukan saja kemampuan teknis saja ya. Kita juga harus sikap yang baik, yang kita sebut sebagai akhlak karimah,” ujar pria asal Kalibaru itu dalam sambutannya.
Ia menegaskan hal ini, sebab mahasiswa FEBI berangkat dari program studi Ekonomi Syariah dan Perbankan Syariah. Sehingga, moral yang baik harus menjadi prinsip dalam melaksanakan giat PKL.
“Kalian ini bukan mahasiswa Ekonomi Pembangunan, melainkan Ekonomi Syariah. Juga bukan Perbankan Konvensional, tapi Perbankan Syariah. Inilah yang menjadi dasar atas keharusan mahasiswa yang akan PKL agar selalu mengedepankan akhlak,” tegas pria yang kerap disapa Pak Habib itu.
Pembekalan yang dilaksanakan di Auditorium KHR. As’ad Syamsul Arifin UNIIB pada Sabtu pagi (3/1/26) ini diisi langsung oleh Ketua Lembaga Penjaminan Mutu, yakni Irfan Afandi, M.Si. M.M. Seorang dosen yang telah lama mendedikasikan dirinya di kampus Islam pertama ujung timur pula Jawa ini.
“Yang akan memaparkan pembekalan hari ini adalah Pak Irfan. Salah satu orang yang mendorong berdirinya FEBI di Ibrahimy ini. Karena pada waktu itu, beliau menjabat sebagai Wakil Rektor I, dua periode,” kata Habib, disusul applause dari para mahasiswa.

Senada dengan yang disampaikan Dekan FEBI, Pak Irfan juga menyatakan bahwa integritas akhlak tidak kalah penting daripada kemampuan teknis. Dalam prolognya, ia menekankan agar mahasiswa memiliki sisi spiritualitas, di sisi memiliki kemampuan melaksanakan PKL dengan baik.
“Dunia kerja tidak sekadar soal keterampilan. Artinya, juga harus mengutamakan tata krama yang baik,” tegas Pak Irfan.
Dalam kesempatan ini, Pak Irfan memberikan paparan materi mengenai “Etika dan Profesionalisme dalam Dunia Kerja: Membangun Karakter Profesional yang Berkualitas dengan Perspektif Workplace Spirituality.” Sebuah materi yang menunjukkan karakteristik Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi.
Setelah pembekalan hari ini selesai, mahasiswa FEBI nantinya akan diterjunkan pada 8 Januari 2026. Giat PKL akan berakhir pasa 23 Februari 2026. Jadi, lebih kurang, mahasiswa diharapkan dapat merepresentasikan dirinya sebagai mahasiswa ekonomi berbasis syariah, sekaligus sebagai mahasiswa kampus Islam bernama Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi, selama 40 hari kerja.

Sekadar informasi, di hari yang sama, yakni Sabtu siang (3/1/26), Dosen Pendamping Lapangan (DPL) juga mendapatkan pengarahan oleh panitia. Agenda untuk DPL dilakukan di Kampus Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi pada pukul 13.00 WIB.