DUA HARI, FEBI UNIIB UJI KELAYAKAN 16 CALON SARJANA DALAM SIDANG MUNAQASYAH

BANYUWANGI – Program Studi Perbankan Syariah dan Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) selenggarakan sidang munaqasyah skripsi, sebagai salah satu tahapan akademik yang wajib ditempuh mahasiswa program sarjana untuk memenuhi syarat kelulusan. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, pada Rabu dan Kamis (22-23/7/2026), yang diikuti oleh 16 mahasiswa sebagai peserta sidang. Pelaksanaan sidang berlangsung secara paralel di beberapa ruangan, yakni Ruang D3, D4, D5 dan Ruang D6, dengan melibatkan tim dosen penguji sesuai bidang keilmuan masing-masing program studi.

Dalam pelaksanaannya, setiap mahasiswa peserta sidang mempresentasikan hasil penelitian skripsi maupun artikel jurnal yang telah disusun, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan penilaian oleh dosen penguji. Proses ini bertujuan untuk mengukur kemampuan akademik mahasiswa dalam memahami, menganalisis, dan mempertanggungjawabkan hasil kajian ilmiah yang telah dilakukan selama masa studi.

Salah satu mahasiswa peserta siding Program Studi Ekonomi Syariah, Sabda Zahrotun Nisa, kerap disapa Sabda, menyampaikan kesan positif atas pengalamannya mengikuti proses munaqasyah. Ia menekankan pentingnya sikap teguh dan konsisten dalam menjalankan setiap keputusan akademik yang telah diambil sejak awal penyusunan skripsi, sebagai bentuk tanggung jawab dan integritas keilmuan mahasiswa dalam menyelesaikan studinya hingga tuntas,

“Jalankan dengan konsisten setiap keputusan yang sudah kita ambil sejak awal. Sebab, keberhasilan menyelesaikan skripsi ini sebenarnya bukan soal seberapa cepat, tapi seberapa kuat kita bertahan dengan pilihan yang sudah kita tetapkan,” ungkap Sabda.

Sabda juga menyampaikan apresiasi atas proses pembimbingan yang telah berjalan baik selama ini, serta berharap agar komunikasi yang hangat dan suasana akademik yang suportif antara dosen dan mahasiswa dapat terus dikembangkan dan dipertahankan ke depannya, guna semakin memperkuat semangat belajar dan kepercayaan diri mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir.

Sementara itu, salah satu peserta sidang dari Program Studi Perbankan Syariah, Zulfan Jayyid Zidan Fachrudin, turut membagikan harapannya usai menjalani proses munaqasyah,

“Saya berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh perkuliahan dapat menjadi bekal yang bermanfaat, baik dalam melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi maupun dalam memasuki dunia kerja. Selain itu, saya berharap penelitian ini dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan di bidang Perbankan Syariah serta menjadi salah satu referensi bagi penelitian selanjutnya,” ucap pria yang kerap disapa Zidan.

Pelaksanaan sidang munaqasyah ini menjadi bagian dari upaya Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi dalam menjaga mutu akademik serta memastikan lulusan yang dihasilkan memiliki kompetensi keilmuan yang mumpuni di bidang ekonomi dan perbankan syariah, sekaligus mencerminkan komitmen fakultas terhadap peningkatan kualitas pendidikan yang unggul dan berkelanjutan.

HADAPI TANTANGAN ZAMAN, FEBI GELAR STUDIUM GENERALE STRATEGI KOMUNIKASI BRAND SYARIAH

BANYUWANGI – Sabtu pagi (6/6/2026) seluruh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UNIIB memadati Auditorium KHR. As’ad Syamsul Arifin. Dalam sebuah giat Seminar Nasional, struktural FEBI, berikut segenap mahasiswanya, melaksanakan Studium Generale dengan mengusung tema “Strategi Komunikasi Brand Syariah dalam Menghadapi Tantangan Ekonomi Global“.

Tidak hanya mahasiswa, dosen-dosen FEBI juga turut antusias dalam mengikuti giat kuliah umum yang mengundang Prof. Halimin Herjanto, Ph.D. (Marymount University USA) sebagai narasumber. Profesor yang juga expert dalam bidang ekonomi ini memberikan wawasan dan pandangannya kepada audiens mengenai luar biasanya khazanah ilmu ekonomi dalam Islam.

Dekan FEBI, Dr. Habibulloh, SE.Sy., M.E. dalam sambutannya menjelaskan bahwa Studium Generale ini dilaksanakan dalam rangka meng-update khazanah ilmu ekonomi syariah agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. Perkembangan digital, katanya, membuat banyak hal semakin efisien dan cepat. Sehingga, mau ataupun tidak, penyesuaian terhadap perkembangan yang ada adalah hal krusial yang harus dijalankan.

Smabutan: Dekan FEBI, Dr. Habibulloh, SE.Sy., M.E. saat membuka acara Studium Generale.

“Sudah banyak hal berkembang. Apalagi dalam ranah digital yang membuat penyelesaian pekerjaan semakin cepat. Maka, kita harus mempelajari perubahan apa yang terjadi sebenarnya, dan kemudian menyesuaikannya agar tidak terlindas perubahan zaman,” tutur Dr. Habib.

Dr. Habibulloh juga menekankan pentingnya mendengar pemaparan narasumber, sebab mahasiswa FEBI bukan sekadar calon ekonom syariah, melainkan juga subyek bagi penerapan nilai-nilai syariah dalam konstelasi ekonomi syariah itu sendiri.

MATERI: Prof. Halimin Herjanto, Ph.D. saat menjelaskan strategi komunikasi brand syariah.

“Narasumber kita ini mengajar di Amerika, hidup di sana selama 30 tahun, dan tentu sangat menguasai seluk beluk ilmu ekonomi. Maka, sangat penting bagi kita semua, terutama mahasiswa-mahasiswa FEBI yang nantinya tidak hanya akan jadi ekonom, pengusaha syariah, maupun pemimpin lembaga keuangan. Mahasiswa-mahasiswa FEBI ini adalah katalisator nilai-nilai luhur Islam dalam penerapan ekonomi syariah, khususnya dalam mentransmisikan nilai-nilai itu dalam ruang profesional,” tambahnya.

Selepas sambutan, Dekan FEBI membuka acara dengan pembacaan surat Al Fatihah, dan kemudian dilanjutkan dengan pemberian cinderamata serta piagam kepada narasumber. Seremoni ditutup dengan doa dan sesi Stadium Generale dibuka setelahnya.

Selama satu jam pemaparan narasumber berlangsung. Audiens dari mahasiswa maupun dosen turut menghidupkan forum dengan memantik pertanyaan kepada narasumber mengenai fakta dan kasus hal ihwal ekonomi nasional hingga internasional.

Pewarta: Humas UNIIB

FEBI UNIIB HADIRKAN PRAKTISI ALUMNI, AJAK MAHASISWA JADI ENTREPRENEUR

BANYUWANGI – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) menggelar kegiatan Kelas Inspirasi mata kuliah Entrepreneurship pada Kamis (21/5/26) di Aula KHR. As’ad Syamsul Arifin UNIIB. Kegiatan ini menghadirkan praktisi sekaligus alumni FEBI sebagai narasumber untuk berbagi pengalaman dunia usaha kepada mahasiswa semester 6.

Dua pemateri yang hadir dalam kegiatan tersebut, yakni Deni Dibyantoro, S.E. dan Eko Nur Amin, S.E., founder Kanaya Grup Petshop. Selain itu, kegiatan juga dipandu langsung oleh Dekan FEBI UNIIB, Dr. Habibulloh, S.E.Sy., M.E., selaku pengampu mata kuliah Entrepreneurship.

Dr. Habibulloh menyampaikan bahwa selama setengah semester proses perkuliahan, mahasiswa telah banyak mendapatkan teori-teori kewirausahaan, mulai dari langkah-langkah membangun usaha hingga teori pendukung lainnya. Karena itu, pihaknya merasa penting menghadirkan praktisi secara langsung agar mahasiswa memperoleh gambaran nyata tentang dunia bisnis.

Ia berharap kehadiran alumni FEBI yang telah terjun langsung di dunia usaha dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi mahasiswa, khususnya semester 6, untuk mulai berani membangun usaha sendiri.

“Mahasiswa selama ini sudah cukup banyak mendapatkan teori tentang kewirausahaan dan langkah-langkah dalam berwirausaha. Dengan menghadirkan praktisi langsung yang juga alumni FEBI, saya berharap mereka bisa memberikan motivasi dan inspirasi melalui pengalaman serta pengetahuan yang dimiliki kepada mahasiswa,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, FEBI UNIIB berupaya memperkuat pembelajaran berbasis praktik sekaligus menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa.

“STEMPEL BASAH”: CERPEN DOSEN FEBI YANG LOLOS SAYEMBARA TINGKAT NASIONAL

BANYUWANGI — Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi, Hari Purnomo, M.E., berhasil lolos dalam Sayembara Menulis Sastra yang diselenggarakan Jaringan Gusdurian pada April 2026. Hari Purnomo terpilih dalam seleksi sebagai salah satu penulis, pada Minggu (10/5/26) dalam unggahan akun Instagram @Jaringan Gusdurian.

Dalam ajang bertema “9 Nilai Utama Gus Dur” tersebut, Hari tampil melalui cerpen berjudul Stempel Basah. Karya itu menghadirkan potret masyarakat modern yang dinilai semakin terjebak dalam budaya formalitas, birokrasi, dan orientasi ekonomi, hingga perlahan kehilangan nilai akar kebudayaannya.

PENGUMUMAN: Informasi seleksi Menulis Sastra dalam unggahan instagram jaringan gusdurian, pada Minggu (10/5/26).

Hari dikenal sebagai akademisi yang memiliki perhatian terhadap isu sosial dan budaya. Baginya, ilmu ekonomi tidak berdiri sendiri, melainkan memiliki hubungan erat dengan kehidupan manusia, termasuk cara masyarakat memandang pendidikan, budaya, dan nilai sosial.

Gagasan yang dibawa Hari dinilai sejalan dengan pemikiran humanisme Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, yang selama hidupnya dikenal memperjuangkan kebebasan berpikir, keberagaman, dan penghormatan terhadap martabat manusia.

Menurut Hari, generasi muda saat ini harus mampu menjadi manusia unggul tanpa kehilangan identitas budaya dan kepekaan sosialnya. Ia juga menilai penguatan budaya lokal menjadi penting di tengah arus perubahan zaman yang semakin cepat.

“Penguatan benteng kebudayaan lokal menjadi sangat penting untuk menjaga warisan nilai yang telah ditanamkan para guru bangsa,” katanya.

Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa dunia akademik dapat hadir tidak hanya melalui penelitian ilmiah, tetapi juga lewat karya sastra yang membawa pesan sosial dan kemanusiaan kepada masyarakat luas.

TUNJUKKAN KOMITMEN KOMPETENSI, EKONOMI SYARIAH BUKTIKAN DUA DOSEN BERPRESTASI

BANYUWANGI – Komitmen peningkatan kompetensi terus ditunjukkan oleh Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi. Dibuktikan sebanyak 2 Dosennya, M. Khanif Ardzani, S.E., M.E., dan Afrila Mu’arrofah, S.E., M.E., menunjukkan prestasinya sebagai peserta yang lulus Program Skill-Up Batch 65 dengan sertifikat Associate Wealth Planner (AWP) Syariah and Certification for Sakinah Financial Trainer (CSFT) or Certification for Sakinah Financial Educator (CSFE). Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu dan Minggu (25-26/4/26) secara daring melalui zoom.

Sertifikasi tersebut diperoleh melalui pelatihan dan uji kompetensi yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom, dengan melibatkan peserta dari berbagai kalangan, baik akademisi maupun praktisi keuangan syariah di Indonesia.

Kegiatan ini dibuka dengan sambutan dari Ketua APSESI, Dr. Binti Nur Asiyahm M.Si. Sementara itu, pelatihan menghadirkan trainer utama, yakni Prof. Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc., (Sertifikat: CFP, IFP, AEPP, QFC)/Madam Ani- Pendiri Sakinah Finance, Best mentor AWPS 2022-2025 platinum category from FPSB dan Dr. Luqyan Tamanni, M.Ec., (Sertifikat: CFP, AEPP) – Pendiri Sakinah Finance, serta didukung oleh trainer profesional lainnya seperti Ratna Komalasari, ME. (Sertifikat: CFP, AWPS, CSFT) dan Miftahul Anwar, ME. (Sertifikat: CFP, CSFT).

FORUM ONLINE: Peserta Skill Up dalam Zoom.

Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya memperoleh sertifikat kompetensi, tetapi juga berbagai manfaat seperti akses e-learning, materi pembelajaran, serta kesempatan bergabung dalam jaringan alumni untuk pengembangan lanjutan di bidang perencanaan keuangan syariah.

Capaian ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan kampus, khususnya dalam bidang literasi dan edukasi keuangan syariah. Dengan kompetensi yang diperoleh, kedua dosen diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu tersebut dalam proses pembelajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

MEMBANGGAKAN: Dua dosen UNIIB raih prestasi di program Skill-Up Batch 65.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Dr. Habibulloh, SE.Sy., M.E., menyampaikan apresiasi sekaligus harapannya,

“Kualitas sebuah fakultas tercermin dari kualitas dosennya. Alhamdulillah ada dua dosen dari Prodi Ekonomi Syariah yang mengikuti sertifikasi kompetensi yaitu bapak M. Khanif Ardzani, S.E., M.E dan ibu Afrila Mu’arrofah, S.E., M.E dengan kepemilikan sertifikasi Associate Wealth Planner (AWP) Syariah & Certification For Sakinah Finance Education (CSFE) or Certified Sakinah Financial Trainer (CSFT), kami memastikan bahwa ilmu yang didapat dari kegiatan tersebut dan yang disampaikan kepada mahasiswa adalah ilmu yang relevan dengan kebutuhan zaman dan memiliki standardisasi industri yang jelas.” Ucap Dekan FEBI saat diwawancarai.

USAI 40 HARI PKL, MAHASISWA FEBI UNIIB JALANI UJIAN

BANYUWANGI – Peserta PKL, mahasiswa semester 8 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) jalani Ujian Praktik Kerja Lapangan (PKL). Kegiatan terlaksana pada Jumat, (6/3/26) di Ruang kelas UNIIB. Ujian tersebut merupakan tahapan akhir setelah mahasiswa menyelesaikan program PKL selama 40 hari kerja, terhitung sejak 8 Januari hingga 23 Februari 2026 di berbagai lembaga dan instansi mitra.

Dalam ujian tersebut, mahasiswa mempresentasikan sekaligus mempertanggungjawabkan tugas akhir PKL yang disusun dalam bentuk laporan individu. Laporan tersebut berisi pengalaman kerja, analisis kegiatan, serta hasil pembelajaran yang diperoleh selama menjalani praktik di dunia kerja.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UNIIB, Dr. Habibulloh, S.E., Sy., M.E., menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan ujian PKL mahasiswa FEBI yang berjalan dengan baik dan lancar. Menurutnya, kegiatan PKL merupakan bagian penting dari proses pembelajaran karena memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah ke dalam praktik kerja secara nyata.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya diuji dari sisi akademik, tetapi juga dari aspek profesionalitas, etika kerja, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja,” ujarnya saat diwawancarai.

Ia berharap pengalaman yang diperoleh selama PKL dapat menjadi bekal berharga bagi para mahasiswa dalam meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, serta membentuk karakter yang profesional dan berintegritas, khususnya dalam bidang ekonomi dan bisnis Islam.

Pungkasnya, ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan PKL, mulai dari dosen pembimbing, penguji, hingga lembaga dan instansi mitra yang telah memfasilitasi mahasiswa selama menjalani praktik kerja.

Melalui kegiatan ini, FEBI UNIIB berharap kualitas lulusan semakin meningkat sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, dunia usaha, serta pembangunan ekonomi yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

DOKUMENTASI: Kegiatan ujian PKL FEBI, Jum’at (6/3/26