HADAPI TANTANGAN ZAMAN, FEBI GELAR STUDIUM GENERALE STRATEGI KOMUNIKASI BRAND SYARIAH

BANYUWANGI – Sabtu pagi (6/6/2026) seluruh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UNIIB memadati Auditorium KHR. As’ad Syamsul Arifin. Dalam sebuah giat Seminar Nasional, struktural FEBI, berikut segenap mahasiswanya, melaksanakan Studium Generale dengan mengusung tema “Strategi Komunikasi Brand Syariah dalam Menghadapi Tantangan Ekonomi Global“.

Tidak hanya mahasiswa, dosen-dosen FEBI juga turut antusias dalam mengikuti giat kuliah umum yang mengundang Prof. Halimin Herjanto, Ph.D. (Marymount University USA) sebagai narasumber. Profesor yang juga expert dalam bidang ekonomi ini memberikan wawasan dan pandangannya kepada audiens mengenai luar biasanya khazanah ilmu ekonomi dalam Islam.

Dekan FEBI, Dr. Habibulloh, SE.Sy., M.E. dalam sambutannya menjelaskan bahwa Studium Generale ini dilaksanakan dalam rangka meng-update khazanah ilmu ekonomi syariah agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. Perkembangan digital, katanya, membuat banyak hal semakin efisien dan cepat. Sehingga, mau ataupun tidak, penyesuaian terhadap perkembangan yang ada adalah hal krusial yang harus dijalankan.

Smabutan: Dekan FEBI, Dr. Habibulloh, SE.Sy., M.E. saat membuka acara Studium Generale.

“Sudah banyak hal berkembang. Apalagi dalam ranah digital yang membuat penyelesaian pekerjaan semakin cepat. Maka, kita harus mempelajari perubahan apa yang terjadi sebenarnya, dan kemudian menyesuaikannya agar tidak terlindas perubahan zaman,” tutur Dr. Habib.

Dr. Habibulloh juga menekankan pentingnya mendengar pemaparan narasumber, sebab mahasiswa FEBI bukan sekadar calon ekonom syariah, melainkan juga subyek bagi penerapan nilai-nilai syariah dalam konstelasi ekonomi syariah itu sendiri.

MATERI: Prof. Halimin Herjanto, Ph.D. saat menjelaskan strategi komunikasi brand syariah.

“Narasumber kita ini mengajar di Amerika, hidup di sana selama 30 tahun, dan tentu sangat menguasai seluk beluk ilmu ekonomi. Maka, sangat penting bagi kita semua, terutama mahasiswa-mahasiswa FEBI yang nantinya tidak hanya akan jadi ekonom, pengusaha syariah, maupun pemimpin lembaga keuangan. Mahasiswa-mahasiswa FEBI ini adalah katalisator nilai-nilai luhur Islam dalam penerapan ekonomi syariah, khususnya dalam mentransmisikan nilai-nilai itu dalam ruang profesional,” tambahnya.

Selepas sambutan, Dekan FEBI membuka acara dengan pembacaan surat Al Fatihah, dan kemudian dilanjutkan dengan pemberian cinderamata serta piagam kepada narasumber. Seremoni ditutup dengan doa dan sesi Stadium Generale dibuka setelahnya.

Selama satu jam pemaparan narasumber berlangsung. Audiens dari mahasiswa maupun dosen turut menghidupkan forum dengan memantik pertanyaan kepada narasumber mengenai fakta dan kasus hal ihwal ekonomi nasional hingga internasional.

Pewarta: Humas UNIIB