FEBI UNIIB AJAK MAHASISWA KENALI DUNIA PASAR MODAL DI BEI SURABAYA

SURABAYA – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang relevan dan aplikatif bagi mahasiswa. Salah satu wujud komitmen tersebut diwujudkan melalui KKL (Kuliah Kunjungan Lapangan) ke IDX atau dikenal Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Surabaya yang dilaksanakan pada Rabu, (3/2/26).

Melalui kegiatan ini, FEBI UNIIB membawa sebanyak 46 mahasiswa semester 5 untuk belajar langsung tentang dunia pasar modal dari lembaga resminya. Didampingi Dekan, Kaprodi Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah dan Dosen Pembimbing, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai pengembangan pasar modal di Indonesia, membincang bahaya laten judi online, investasi bodong, menjelaskan sejarah krisis ekonomi Indonesia hingga cara mengatur keuangan yang langsung disampaikan oleh perwakilan IDX JATIM, Hafiz Fitradiansyah.

SAMBUT KEDATANGAN: IDX JATIM, Hafiz Fitradiansyah dalam kunjungan FEBI UNIIB.

Pemaparan materi kedua, disampaikan oleh Hilmi mewakili MNC Sekuritas menjelaskan konsep aplikasi motion trade.

SAMBUTAN: Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Dr. Habibulloh, S.E.Sy., M.E., dalam forum.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Dr. Habibulloh, S.E.Sy., M.E., memandang kunjungan industri ini sebagai ruang belajar strategis untuk menjembatani teori perkuliahan dengan praktik nyata di lapangan, selaras dengan paparannya dalam sambutan,

“Mahasiswa sebelumnya sudah memperoleh materi dalam ruang kelas mengenai pasar modal, jadi saudara tidak hanya belajar namun juga melek literasi, harapannya kedepan adanya kerjasama sebagai bagian dari tindak lanjut mahasiswa pasca kegiatan kunjungan ini”, ujar Habibulloh dalam forum.

Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada penambahan pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan pola pikir mahasiswa agar lebih kritis, adaptif, dan siap menghadapi dinamika dunia ekonomi dan bisnis. Interaksi langsung dengan praktisi pasar modal diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran mahasiswa untuk menjadi pelaku ekonomi yang bertanggung jawab dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan FEBI Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi dalam mencetak lulusan yang unggul, kompeten, dan memiliki kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja serta dunia investasi di masa depan. Mahasiswa juga diminta untuk membuat pelaporan kegiatan selama KKL sebagai bagian dari tindak lanjut kegiatan.

BELAJAR LANGSUNG DUNIA INDUSTRI, FEBI KUNJUNGI PT INDOFOOD

PASURUAN – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) menyelenggarakan KKL (Kuliah Kunjungan Lapangan) IndustrikePT Indofood CBP Sukses Makmur TbkpadaRabu, (3/2/26). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembelajaran kontekstual kepada mahasiswa agar memahami secara langsung praktik pengolahan pangan, sistem manajemen mutu, serta budaya kerja industri di salah satu perusahaan makanan terbesar di Indonesia.

MENYAMBUT: FEBI UNIIB disambut baik Laila Nur Diana selaku public relation Human Resource Department.

Kunjungan industri ini diikuti sebanyak 46 mahasiswa semester 5 Program Studi Ekonomi Syariah dan Perbankan Syariah FEBI UNIIB. Rombongan mahasiswa didampingi oleh dosen pembimbing dan diterima dengan sambutan hangat oleh pihak PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Sambutan sekaligus pengenalan perusahaan disampaikan oleh Laila Nur Diana selaku public relation Human Resource Department.

GAYENG: Dr. Habibulloh, S.E.Sy., M.E., Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dalam Sambutan.

Dr. Habibulloh, S.E.Sy., M.E., Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam menyampaikan harapan untuk mahasiswa tentang kedisiplinan, dibuktikan dengan pernyataannya,

“Kami berharap bagi mahasiswa dari yang dipresentasikan dan proses produksinya, saudara akan melihat konsep kedisiplinannya. Kami juga berharap setelah diperolehnya bekal keilmuan ini dapat menerapkannya ketika menghadapi dunia kerja nantinya”, ucap Habibulloh dalam sambutan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan pemaparan mengenai proses produksi, penerapan standar mutu dan keamanan pangan, hingga sistem manajemen perusahaan yang diterapkan di lingkungan industri. Selain itu, mahasiswa juga diajak untuk melihat secara langsung alur produksi serta memahami pentingnya kedisiplinan, kerja tim, dan profesionalisme dalam dunia kerja.

FOTO BERSAMA: FEBI UNIIB kompak berpose U di PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.

Kegiatan kunjungan industri ini menjadi salah satu upaya FEBI UNIIB dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan memperkuat kompetensi mahasiswa sesuai dengan kebutuhan dunia industri. Tindak lanjut dari kegiatan ini, mahasiswa diminta membuat pelaporan selama KKL yang terlaksana.

JELANG PKL, MAHASISWA MENDAPAT BEKAL WORKPLACE SPIRITUALITY

BANYUWANGI — Mahasiswa adalah salah satu subyek dalam menerapkan tridharma perguruan tinggi. Setelah laku dharma pengabdian kepada masyarakat, melalui program KKN, kini mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, yang terdiri dari program studi Ekonomi Syariah dan Perbankan Syariah akan melakukan Praktik Kerja Lapangan (PKL).

Menjelang penerjunan, mahasiswa FEBI semester 7 dibekali wawasan dan pandangan terhadap hal-hal yang mungkin dialami. Sebagaimana Dr. Habibulloh, SE.Sy., M.E. selaku Dekan FEBI menuturkan PKL adalah ruang belajar, yang tidak hanya membutuhkan keterampilan teknis saja. Ia menekankan agar segenap mahasiswa juga mengedepankan moralitas.

MENYIMAK: Mahasiswa FEBI saat mendengarkan sambutan Dekan.

“Di tempat PKL, yang harus disiapkan bukan saja kemampuan teknis saja ya. Kita juga harus sikap yang baik, yang kita sebut sebagai akhlak karimah,” ujar pria asal Kalibaru itu dalam sambutannya.

Ia menegaskan hal ini, sebab mahasiswa FEBI berangkat dari program studi Ekonomi Syariah dan Perbankan Syariah. Sehingga, moral yang baik harus menjadi prinsip dalam melaksanakan giat PKL.

“Kalian ini bukan mahasiswa Ekonomi Pembangunan, melainkan Ekonomi Syariah. Juga bukan Perbankan Konvensional, tapi Perbankan Syariah. Inilah yang menjadi dasar atas keharusan mahasiswa yang akan PKL agar selalu mengedepankan akhlak,” tegas pria yang kerap disapa Pak Habib itu.

Pembekalan yang dilaksanakan di Auditorium KHR. As’ad Syamsul Arifin UNIIB pada Sabtu pagi (3/1/26) ini diisi langsung oleh Ketua Lembaga Penjaminan Mutu, yakni Irfan Afandi, M.Si. M.M. Seorang dosen yang telah lama mendedikasikan dirinya di kampus Islam pertama ujung timur pula Jawa ini.

“Yang akan memaparkan pembekalan hari ini adalah Pak Irfan. Salah satu orang yang mendorong berdirinya FEBI di Ibrahimy ini. Karena pada waktu itu, beliau menjabat sebagai Wakil Rektor I, dua periode,” kata Habib, disusul applause dari para mahasiswa.

ANGKAT TANGAN: Mahasiswi FEBI saat program studinya disebut oleh Dekan.

Senada dengan yang disampaikan Dekan FEBI, Pak Irfan juga menyatakan bahwa integritas akhlak tidak kalah penting daripada kemampuan teknis. Dalam prolognya, ia menekankan agar mahasiswa memiliki sisi spiritualitas, di sisi memiliki kemampuan melaksanakan PKL dengan baik.

“Dunia kerja tidak sekadar soal keterampilan. Artinya, juga harus mengutamakan tata krama yang baik,” tegas Pak Irfan.

Dalam kesempatan ini, Pak Irfan memberikan paparan materi mengenai “Etika dan Profesionalisme dalam Dunia Kerja: Membangun Karakter Profesional yang Berkualitas dengan Perspektif Workplace Spirituality.” Sebuah materi yang menunjukkan karakteristik Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi.

Setelah pembekalan hari ini selesai, mahasiswa FEBI nantinya akan diterjunkan pada 8 Januari 2026. Giat PKL akan berakhir pasa 23 Februari 2026. Jadi, lebih kurang, mahasiswa diharapkan dapat merepresentasikan dirinya sebagai mahasiswa ekonomi berbasis syariah, sekaligus sebagai mahasiswa kampus Islam bernama Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi, selama 40 hari kerja.

PAPARAN: DPL PKL saat menerima pengarahan dari panitia

Sekadar informasi, di hari yang sama, yakni Sabtu siang (3/1/26), Dosen Pendamping Lapangan (DPL) juga mendapatkan pengarahan oleh panitia. Agenda untuk DPL dilakukan di Kampus Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi pada pukul 13.00 WIB.

STUDIUM GENERALE FEBI ANGKAT TEMA PERAN EKONOMI SYARIAH DALAM KONSTELASI KEBIJAKAN MONETER DAN FISKAL

BANYUWANGI – Momentum yang tepat untuk recharge bagi keluarga besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (FEBI UNIIB). Sabtu pagi (6/12/2025) FEBI UNIIB menggelar Studium Generale dengan tema “Ekonomi Syariah di Era Digital: Peran Kebijakan Moneter dan Fiskal dalam Mendorong Inklusivitas dan Stabilitas Ekonomi Nasional” di Auditorium KHR. As’ad Syamsul Arifin.

Studium Generale FEBI ini sebenarnya dilakukan setiap tahun, namun kali ini tema yang diangkat memberikan atensi tersendiri. Hal ini disampaikan oleh Dekan FEBI UNIIB, Dr. Habibulloh, SE.Sy., M.E. dalam sambutan sekaligus sebagai keynote speaker kegiatan pagi ini. Bapak Habib, sapaan akrabnya, menyatakan bahwa tema kali ini mempersandingkan ekonomi syariah dengan kebijakan moneter dan fiskal.

“Terkait mata kuliah mengenai kebijakan-kebijakan moneter dan fiskal ini sudah diterima oleh mahasiswa semester akhir. Namun, dalam kesempatan kali ini, kita akan mendedahnya dan mengoneksikannya dengan ekonomi syariah,” jelas Habib.

Selanjutnya, Habib juga memberikan pertanyaan pantikan kepada seluruh mahasiswa dan dosen FEBI mengenai peran ekonomi syariah dalam kebijakan moneter dan fiskal.

“Lalu, apakah peran ziswaf (red. zakat, infaq, sedekah dan wakaf) yang menjadi indikatornya ekonomi syariah ini dapat membantu dan berkontribusi dalam pertumbuhan, menjaga stabilitas ekonommi, hingga mengentaskan kemiskinan? Inilah yang perlu kita ketahui bagaimana peran ekonomi syariah yang selama ini kita pelajari,” ujarnya.

Membicarakan hal baru dalam Studium Generale ini, FEBI mengundang narasumber kompeten di bidangnya, yakni Hari Purnomo, Direktur Utama PT. Jamkrindo Syariah, sebuah perusahaan jasa penjaminan berbasis prinsip syariah untuk berbagai kebutuhan pembiayaan, seperti penjaminan kredit usaha mikro, KUR, multiguna, konstruksi, hingga fintech lending, bermitra dengan bank syariah dan lembaga keuangan lainnya untuk mendukung pengembangan bisnis syariah di Indonesia.

Dengan narasumber yang kompeten ini, Bapak Habib berharap narasumber dapat memberikan wawasan baru serta pencerahan mengenai tema yang diangkat.

“Harapan kami, Pak Hari memberikan pencerahan dan wawasan bagi kita terkait bagaimana peran ekonomi syariah ini. Dan juga harapannya, seluruh mahasiswa dan dosen mendengar secara seksama pemaparan dari Pak Hari Purnomo tentang tema kita pagi ini, sebab eman-eman, beliau datang jauh-jauh dan tema ini sangat segar bagi kita,” tukas Habib.

PEMAPARAN: Hari Purnomo (Narasumber) saat memberikan materi dalam Studium Generale.

Selepas sambutan Dekan, selanjutnya dilakukan sesi tukar cinderamata; dari FEBI untuk Pak Hari Purnomo, dan dari Pak Hari (Jamkrindo) untuk FEBI. Akhir sesi pembukaan Studium Generale, ditutup dengan doa yang dipimpin oleh A. Zaky Fuad, M.H.

MAHASISWA UNIIB DITERIMA SEBAGAI BRANCH SALES OFFICER BANK MUAMALAT

BANYUWANGI — Kabar membanggakan datang dari Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB). Salah satu mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah semester 5, Linda Cahyatul Hikmah, resmi diterima dalam Program Branch Sales Officer (BSO) Bank Muamalat 2025. Peresmian dilaksanakan pada Kamis siang (4/12/25) bertempat di Kampus 2 Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi.

Id Card Linda Cahyatul Hikmah.

Kepala Cabang PT Bank Muamalat Tbk Kantor Cabang Pembantu Genteng, Ubaidillah, M.M., secara simbolis menyerahkan ID Card resmi kepada Linda Cahyatul Hikmah sebagai tanda diterimanya ia dalam program tersebut. Penyerahan ini sekaligus menandai dimulainya peran baru Linda sebagai bagian dari tim penjualan Bank Muamalat di tingkat cabang.

Keberhasilan ini disambut positif oleh Kaprodi Perbankan Syariah, Afria Rachmawati, S.E., M.A., yang memberikan apresiasi tinggi atas capaian Linda. Menurutnya, pencapaian ini menjadi bukti bahwa kompetensi mahasiswa UNIIB relevan dengan kebutuhan industri perbankan syariah.

Linda menjelaskan bahwa Branch Sales Officer merupakan posisi penting yang berfokus pada pemasaran produk perbankan, akuisisi nasabah baru, peningkatan penjualan cabang, serta menjaga hubungan baik dengan nasabah (customer relationship). Ia diterima pada 26 November 2025, setelah berhasil melalui tes dan menjalani pelatihan (training) pada hari yang sama.

“Kesan pertama tentu terkejut, tapi juga sangat bersyukur dan bangga karena diberi kepercayaan untuk bergabung sebagai BSO. Saya berharap bisa berkontribusi secara maksimal, belajar banyak dari para senior, dan ikut membantu meningkatkan kinerja cabang,” ungkap Linda saat diwawancarai. Pencapaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa UNIIB lainnya untuk terus mengembangkan kompetensi, terutama di bidang perbankan syariah yang semakin kompetitif. Keberhasilan Linda sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa UNIIB mampu bersaing dan mendapatkan kesempatan karier di lembaga keuangan nasional.

Program Studi Ekonomi Syariah Terima Kunjungan LPM UNIIB dalam Rangka Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Akademik

Banyuwangi, 02 Desember 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan meningkatkan budaya mutu akademik dengan menerima kunjungan resmi dari Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UNIIB. Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda rutin monitoring dan evaluasi (monev) yang bertujuan memastikan seluruh proses akademik di Program Studi Ekonomi Syariah berjalan sesuai standar mutu institusi.

FOKUS: Forum Monitoring Program Studi Ekonomi Syariah oleh tim LPM.

Kegiatan monitoring dilaksanakan pada Selasa, 02 Desember 2025, berlokasi di ruang kerja Program Studi Ekonomi Syariah. Tim LPM hadir tepat waktu dan disambut langsung oleh Koordinator Program Studi Ekonomi Syariah, Bapak M. Khanif Ardzani, ME. Didampingi oleh jajaran pengelola fakultas, kehadiran tim monev juga mendapat perhatian khusus dari Dekan FEBI, Dr. Habibulloh, SE.Sy., ME, yang secara langsung menyampaikan sambutan pembuka.
Dalam sambutannya, Dekan FEBI menegaskan bahwa kegiatan monitoring oleh LPM merupakan instrumen penting dalam menjaga standar mutu pendidikan tinggi. FEBI, sebagai fakultas yang terus berkembang, sangat mengapresiasi proses evaluasi eksternal yang dilakukan secara berkala oleh LPM sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan (continuous improvement).
“Kami menyambut baik pelaksanaan monitoring ini. Evaluasi seperti ini tidak hanya sekadar menilai, tetapi menjadi sarana penting untuk memperkuat budaya mutu di FEBI. Kami berharap melalui kegiatan ini, kualitas penyelenggaraan akademik dapat terus ditingkatkan untuk memberikan layanan pendidikan terbaik bagi mahasiswa,” jelas beliau.
Peninjauan Menyeluruh Terhadap Dokumen Akademik
Monitoring dipimpin oleh Ibu Afrila Muarrofah, ME., selaku ketua tim LPM UNIIB. Bersama para anggota tim, beliau melakukan telaah mendalam terhadap berbagai dokumen akademik yang menjadi indikator utama penjaminan mutu program studi. Proses ini berlangsung selama kurang lebih empat jam, dengan suasana yang kondusif dan komunikatif.
Adapun dokumen-dokumen yang dipantau secara detail meliputi:

  1. Dokumen Kurikulum Program Studi
    Tim mengevaluasi kesesuaian kurikulum dengan standar KKNI, profil lulusan, capaian pembelajaran (CPL), serta keterkaitannya dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan keilmuan ekonomi syariah.
  2. Rencana Pembelajaran Semester (RPS)
    Seluruh RPS mata kuliah diperiksa untuk memastikan kelengkapan elemen wajib seperti CPL, CPMK, materi pembelajaran, metode pembelajaran, penilaian, serta keselarasan dengan kurikulum yang berlaku.
  3. Absensi Perkuliahan dan Jurnal Mengajar Dosen
    Dokumen ini penting untuk memastikan keterlaksanaan perkuliahan, kedisiplinan dosen, serta akuntabilitas penyelenggaraan pembelajaran.
  4. Dokumen Soal UTS
    Tim memeriksa struktur, kesesuaian bentuk soal, distribusi level kognitif, serta keselarasan antara soal dengan CPL/CPMK setiap mata kuliah.
  5. Jadwal Perkuliahan Semester Berjalan
    Jadwal dievaluasi dari aspek efektivitas, keterpengaruhan terhadap capaian pembelajaran, serta sinkronisasi antar mata kuliah.
  6. Daftar Dosen Pengampu Mata Kuliah
    Tim memastikan kualifikasi dosen sesuai standar kompetensi, kepakaran, serta pemenuhan beban kinerja dosen (BKD).
    Monitoring dilakukan dengan pendekatan dialogis, di mana tim LPM dan pengelola prodi saling bertukar pandangan mengenai berbagai isu akademik dan peluang pengembangan ke depan.
    Komitmen FEBI dalam Penguatan Budaya Mutu
    Dalam kesempatan diskusi, Tim LPM memberikan apresiasi atas kesiapan dokumen yang disajikan oleh Program Studi Ekonomi Syariah. Mereka menilai bahwa prodi telah berupaya secara konsisten dalam memperbaiki dokumen akademik dan melaksanakan perkuliahan sesuai standar.
    Selain itu, LPM juga memberikan beberapa rekomendasi konstruktif terkait penyempurnaan kurikulum, penataan dokumen pembelajaran, serta penguatan pelaksanaan evaluasi pembelajaran. Rekomendasi ini akan menjadi pedoman penting bagi FEBI dalam upaya meningkatkan kualitas akademik dan tata kelola prodi pada semester berikutnya.
    Penutupan dengan Diskusi dan Foto Bersama
    Kegiatan monitoring diakhiri dengan sesi diskusi terbuka yang diikuti oleh seluruh tim LPM dan pengelola program studi serta fakultas. Diskusi ini menghasilkan sejumlah catatan perbaikan dan langkah tindak lanjut yang akan segera diimplementasikan oleh prodi.
    Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi dan simbol kebersamaan dalam membangun mutu pendidikan yang lebih baik di lingkungan FEBI UNIIB.
    Dengan terlaksananya kegiatan ini, FEBI UNIIB kembali menegaskan komitmennya sebagai fakultas yang responsif, adaptif, dan selalu berupaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan selaras dengan standar nasional dan kebutuhan masyarakat.