BANYUWANGI – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) jalin kerja sama dengan dua lembaga keuangan syariah, yakni BMT NU Banyuwangi dan BMT UGT Nusantara Pesanggaran. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan BMT NU Banyuwangi dilaksanakan pada Kamis (8/10/2026), disusul MoU dengan BMT UGT Nusantara Pesanggaran pada Selasa (13/10/2026).




Dalam penandatanganan MoU dengan BMT NU Banyuwangi, pihak BMT diwakili oleh Kepala Manajer Area, Basith Fayyumi, S.H.I. Sementara itu, MoU dengan BMT UGT Nusantara Pesanggaran dilakukan bersama Kepala BMT UGT Nusantara Pesanggaran, Imron Rosadi.
Kerja sama ini bertujuan sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, dengan menghubungkan teori ekonomi syariah di kampus dengan praktik nyata di lembaga keuangan syariah. Melalui kerja sama ini, mahasiswa FEBI memperoleh ruang magang, PPL, dan penelitian agar siap kerja di industri keuangan syariah. Kerja sama ini juga memperkuat kurikulum berbasis kebutuhan industri serta pemberdayaan ekonomi umat melalui literasi, inklusi keuangan syariah, dan pengabdian masyarakat bersama.
Dekan FEBI UNIIB, Habibulloh, S.E., Sy., M.E., menyatakan antusiasme dan rasa syukurnya atas terjalinnya kerja sama tersebut. Ia menilai BMT UGT Nusantara sebagai salah satu BMT terbesar dan terpercaya di Nusantara yang telah terbukti komitmennya dalam membangun ekonomi umat.
“Bagi kami, BMT UGT bukan hanya mitra, tetapi laboratorium hidup bagi mahasiswa kami. Kami berharap dari Pesanggaran ini akan lahir ekonom-ekonom rabbani, praktisi keuangan syariah yang jujur, amanah, dan profesional,” ujar Dekan FEBI.
Ia juga berharap MoU ini tidak berhenti pada seremonial penandatanganan di atas kertas. “Semoga MoU ini menjadi awal dari kerja nyata yang berkelanjutan dan membawa keberkahan bagi kedua belah pihak, bagi mahasiswa, dan bagi masyarakat Banyuwangi,” imbuhnya.
Pewarta: Damayanti.